WARISAN YANG BERHARGA

2 Raja-raja 23:1-8, 21-25


Ada peribahasa yang berbunyi, “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.” Peribahasa ini berarti bahwa seseorang akan meninggalkan warisan kebaikan yang ada pada dirinya ketika ia mati. Yosia menjadi raja pada usia delapan tahun. Ia memerintah Yehuda selama 31 tahun. Itu bukanlah waktu yang tergolong lama untuk masa itu. Namun, ada yang istimewa. Alkitab mencatat bahwa sebelum dan sesudahnya tidak pernah ada raja yang seperti dia.

Yosia melakukan pembaruan besar-besaran dalam kehidupan iman dan peribadatan di Yehuda. Ia berusaha mengembalikan rakyatnya ke jalan yang benar, yaitu menyembah TUHAN saja. Ia menutup dan menghancurkan semua tempat penyembahan berhala yang didirikan oleh para pendahulunya. Sekalipun Yosia wafat pada usia yang relatif muda, penulis Alkitab tetap mengakui warisan keteladanan yang ditinggalkan oleh Yosia. Hal itu diwujudkan dalam bentuk pujian yang luar biasa yang disematkan kepada namanya.

Barangkali banyak di antara kita yang dapat meninggalkan berbagai warisan harta benda yang berharga untuk anak cucu kita. Namun, ada warisan yang teramat penting dan tidak boleh diabaikan, yaitu keteladanan hidup yang berkenan di hadapan Allah. Sebab hanya ketaatan kepada Allah sajalah yang dapat melandasi kehidupan sejahtera yang sejati. (Wasiat)

DOA: Tuhan, mampukan kami untuk memberikan warisan terbaik bagi keturunan kami, sehingga mereka senantiasa hidup di dalam Engkau. Amin.

Share this Post